![]() |
| Partisi Hardisk |
Ok, saya jelaskan dulu tentang hal kenapa kita harus menyedialan partisi tersendiri bagi sistem operasi linux. Ketika kita hendak menggunakan dual boot pada PC atau laptop, kita harus memisahkan drive untuk masing-masing sistem operasi tersebut. Bisa dikatakan, ketika kita tidak memisahkan kedua ruang tersebut, maka file-file system dari kedua sistem operasi tersebut akan saling menimpa dan itu akan membuat salah satu sistem operasi yang kita gunakan pada PC atau laptop tidak akan berfungsi serta kemungkinan lain yang akan terjadi adalah data-data di PC atau laptop yang tersimpan pada sistem operasi (Misalnya) Windows akan terhapus. Coba Anda bayangkan di sistem operasi windows, sudah tersimpan data-data penting dan karena alasan ingin mencoba sistem operasi linux, Anda langsung menginstalnta tanpa melakukan pembuatan partisi untuk linux sebelumnya. Saya tidak bisa bayangkan apa yang akan Anda rasakan nanti dengan kehilangan data-data penting itu.
Penjelasan di atas cuman selingan saja sob. Jadi mari kita lanjutkan pada hal pokoknya. Sebelum saya tuliskan langkah-langkahnya, sedikit saya ilustrasikan dulu tentang hal yang akan kita kerjakan. Saya ambil contoh saja pada laptopku sendiri. Salah satu drive atau partisi hardisk di laptop saya masih ada yang memiliki ruang bebas 22 GB yaitu Drive F. Jadi, saya mau pakai 15 GB dari ruang bebas partisi tersebut untuk sistem operasi linux. Langkah-langkahnya silakan simak :
Langkah Pertama
Silakan pilih Star kemudian klik kanan pada Computer dan pilih Manage.
![]() |
| Klik Kanan Computer |
Setelah muncul Windows Computer Management-nya, silakan pilih Disk Management. Dan perhatikan pada kolom sebelahnya. Disitu akan terdapat partisi-partisi pada PC atau laptop Anda beserta ukuran dan label drive-nya. (Pada screenshot di bawah ini drive yang saya kasih kotak merah, itulah yang akan saya gunakan untuk membuat partisi hardisk untuk sistem operasi linux).
![]() |
| Computer Management |
Silakan klik kanan pada drive yang akan digunakan ruang bebasnya sebagai partisi untuk sistem operasi Linux dan pilih Shrink Volume. Silakan tunggu prosesnya sampai muncul windows atau tampilan berikutnya.
![]() |
| Shrink Volume |
Pada langkah ini yang akan kita lakukan adalah menentukan besar ruang bebas yang akan kita gunakan untuk partisi sistem operasi Linux. Yang akan saya atur pada langkah ini yaitu pada pada bagian “Enter the amount of space to shrink in MB”. Seperti yang saya singgung sebelumnya, saya akan menggunakan 15 GB (15024 MB) dari ruang bebas tersebut. Setelah diatur, silakan klik Shrink dan tunggu proses shrink-nya sampai selesai.
![]() |
| Enter The Amount |
![]() |
| Shrink Succesfully |
Informasi Bisnis Online Untuk Anda :
Jika Anda menyukai artikel atau informasi yang ada di blog ini, silahkan daftarkan email Anda disini Subscribe to Share With Agung Talaga by Email untuk berlangganan artikel terbaru via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel terbaru yang terbit dari blog Share With Agung Talaga. Sebelum berlangganan artikel terbaru dengan blog ini, silakan baca dulu Cara Berlangganan Artikel Blog. Terima kasih sudah berlangganan artikel dengan blog ini.









Sudah Ada 12 Komentar Pada Postingan ini :
Thanks kunjungan Agung ke blog saya. Mengenai optimalisasi keyword Agung bisa baca artikel ini sebagai tambahan referensi http://rayhanzhampiet.blogspot.com/2011/12/optimalkan-keyword-url-postingan-blog.html . Jadi contoh riilnya, posting ini seharusnya bisa diperkuat dengan keyword pada urlnya. Pada saat membuat posting buatlah alternatif judul seperti ini :
membuat partisi pada Linux atau membuat partisi Linux Win7 atau
Asumsi saya, penekanan judul ada pada kata "partisi" dan "Linux", sehingga url yang terbentuk menjadi http://agungtalaga.blogspot.com/2012/01/membuat-partisi-pada-Linux.html
Setelah dipublish barulah Agung edit lagi judulnya dengan menambahkan beberapa kata penghubung untuk memperkuat keyword menjadi Cara Membuat Partisi Pada OS Linux Window 7.
Semoga bermanfaat buat Agung, sukses ya.. :D
owh, jadi baru buat space kosong partisi baru nya doank yaa sob? atau bisa disebut unlocated. kalo itu partisi belum ada formatnya sob, coba aja di tambahin. kalo judul postingannya untuk partisi Linux, seharusnya ditambahin lagi tuh caranya, setelah di buat free space, lalu ubah menjadi format partisi untuk Linux sendiri, semisal Ext3 atau Ext4. sebenarnya ada 1 lagi kalo buat install Linux, 1 partisi untuk virtual memory, namanya Linux Swap, besarnya 2x kapasitas RAM (kalo ram 1Gb, swap jd 2Gb). tp mending dibuat dulu partisi untuk extended, hehe. biar bisa buat banyak logical partisinya. btw, udah instal Linux & pake distro apa sob? hihi
gan...
gmn cara memasukan instalan di dalam partisi yang telah kita buat tadi gan...????
maklum gan,baru pemula...
hehehe,..
1.kalau hardisk dibagai sampai 2 partisi dengan 2 OS yang berbeda apa tidak akan menyiksa hardisk tersebut
2.sampai kapasitas berapa hardisk yang dapat di bagi partisi dan di tempeli 2 OS yang berbeda.
3.seumur hidup aku,aku belum pernah lihat yang namanya LINUX itu,..hehehe dibilang kampunga bisa jadi hahahaha,...kemampuan kerjanya gimana ya,...
4.hihihih 69 sudah sejak sore tadi sob,....tapi aku sikat lagi hahayyyyy
@rayhanzhampietMerupakan kehormatan bagi saya karna telah dikunjungi oleh master SEO Rayhanzhampiet admin dari Blog Share With Irfan. Makasih atas saran dan penjelasannya sob an nanti saya akan coba terapkan cara2 tsb pada postingan selanjutnya.....
@nova13Pada postingan yg ini, saya cuman fokuskan aja memang untuk pebuatan partisi kosong tersebut dan mungkin pada postingan selanjutnya saya akan bahas lebih rinci tentang penggunaan partisi yg sdh kita bikin di postingan ini sob. Makasih sdh berkunjung. Saya sementara pake Ubuntu 11.05 tapi sementara saya non aktifkan coz lagi malas pake linux sob. Nantilah kalo ada waktu yg banyak, saya bisa bahas tentang itu.
@Agus WahyudiUntuk cara penggunaan partisi hardisk untuk sistem operasi linux yg sdh kita coba buat lewat tutorial yg ini, mungkin pada postingan2 selanjutnya saya akan membahasnya sob. Silakan tunggu aja postingan saya berikutnya atau bisa langsung cari aja tutornya lewat om google. Saya kira sdh banyak informasi yg membahas tentang cara instal linux dari berbagai distro linux yg sering digunakan teman2 pada umumnya seperti ubntu, fedora, open suse, red hat dan kawan-kawannya. Semangat sob untuk mencarinya ya and makasih juga sudah mampir berkomenar di artikel ini....
@zulhamKok saya baru lihat kalau ada komentarnya Bang Zulham disini. :D
Untuk ukuran atau kapasitas yg kita butuhkan pada saat mau memasang sistem operasi Linux dual boot dengan windows, sebetulnya tidak terlalu besar juga. Saya biasa buat partisi untuk sistem operasi linux sekitar 15 GB. Ukuran ini sdh cukup ideal untuk kita instalkan sistem operasi linux. Selagi kapasitas dari komputer itu memadai untuk dipartisi seperti di atas, saya kira sah-sah saja Bang. Hardisk 40 GB pun masih bisa digunakan untuk dual boot sistem operasi yaitu windows dan linux. Cara kerja Linux dan cara pengoperasiannya memang nda sama dengan windows yg mungkin mulai dari awal kita kenal komputer langsung bersentuhan dengan window sementara windows mungkin juga belum terlalu lama populernya di Indonesia. Makasih atas kunjungan dan pertanyaannya Bang... (y)
Terima kasih banyak tutorialnya, saya mau nanya mas agung,saya pernah memakai 2 os windows dan linux, kemudian pengen pake windows ajah, setelah linux diuninstall, saya mau delete disk yang pernah saya pake buat linux, masalahnya saya lupa disk yang mana, gimana caranya kita membedakan disk yang digunakan untuk linux atau windows, mohon pencerahan......, makasih
@AnonimAduh sob lain kali kalau mau komentar tinggalkan dengan jejaknya ya. Terserah sobat aja mau link blognyakh, link profil facebooknya juga jika ada. Untuk aja pertanyaan sobat bagus untuk ditanggapi. Saya biasa nda menanggapi pertanyaan dari yg menggunkan nama dengan anonim.. :D
Untuk menghapus partisi linux yg sdh pernah kita buat pada hardisk, kadang atau bahkan akan membuat sistem windows error tapi ada juga caranya itu sob supaya pada saat partisi linux dihapus, sistem windows tidak terjadi apa2. Beberapa ciri2 partisi linux jika dilihat lewat windows 7 yaitu partisi linux tak memiliki letter partisi layaknya partisi windows misalnya F G H dan seterusnya. Ciri2 berikutnya yaitu partisi linux berlabel Primari Partition sedangkan windows yaitu Healthy System.
Semoga dua ciri2 ini sdh bisa membantu sobat untuk mengenali partisi linux yg sobat pernah buat.
Atau bisa juga nanti saya buatkan postingan khusus untuk topik ini. Makasih atas kunjungan dan pertanyaannya ya sob dan lain kali kalau mau komentar silahkan sertakan dengan nama atau nomor hp-nya... :D
bro,, gua udah coba tpi jadinya bukan free space malah jadi unallocated. bagaimana cara kembaliin seperti semula ? mohon pencerahannya thanks
@Anjas WiryadiUnallocated atau Free Space akan tetap terbaca nanti sob pada saat sobat melakukan pembuatan partii pada saat menginstal SO Linux nya. Tapi btw, unallocated atau free space itu sobat buat untuk SO linux nanti atau untuk partisi baru aja di SO windows 7...??